Sinopsis Doctor John, KDrama Medical SBS Terbaru

Sinopsis Doctor John. Kangen dengan drama medical Korea yang selalu berhasil membuatmu tiba-tiba ingin bekerja di rumah sakit dengan harapan akan muncul dokter macam oppa-oppa Korea? Ada banyak banget drama Korea yang sudah sukses mengusung tema medical ini dengan cara yang menarik dan membuat banyak orang makin menggemari serial drama Korea berbagai genre. Kali ini, ada Doctor John yang juga tidak akan gagal membuatmu baper selama menonton tiap episodenya, loh.

Doctor John, atau jika diartikan literal, Doctor Yo Han, merupakan drama baru SBS yang hadir untuk penggemar drama medical Korea. Tayang tiap hari Jumat dan

Sabtu pukul 10 malam, drama yang satu ini berhasil meraih rating yang cukup tinggi selama penayangannya. Sejak episode pertama diluncurkan, drama Doctor John sudah berhasil mencapai angka tertinggi di angka 13,0%. Rating terendahnya pun bisa dibilang cukup besar dengan angka 6.0%.

Kenapa sih, drama ini bisa raih rating setinggi itu sementara dirilis hampir bersamaan dengan deretan drama Korea lain di bulan Juli tahun 2019 ini? Ya, alur cerita yang selalu membuat penasaran dan baper menjadi salah satu alasan yang cukup bisa menjelaskan banyaknya penggemar setia drama medical yang satu ini. Cha Yo Han( Ji Sung), yang adalah tokoh pria utama di drama ini, merupakan seorang profesor anastesiologi yang handal dan patut diakui kehebatannya. Yah, walau ia terkenal cukup arogan dan sombong, tetapi ia memiliki keahlian yang tak terbantahkan, yaitu mendeteksi penyakit dalam waktu yang sangat singkat.

Di drama kali ini, Ji Sung yang memerankan tokoh Cha Yo Han akan beradu akting dengan aktris muda berbakat, Lee Se Young. Lee Se Young memainkan tokoh seorang dokter muda yang juga terbilang cerdas, namun memiliki posisi di bawah Cha Yo Han. Perannya sebagai Kang Si Young ini sangat cocok dengan profil wajahnya yang terlihat kalem sekaligus cantik. Bersama-sama, Ji Sung dan Lee Se Young bekerjasama dalam mencaritahu penyebab penyakit yang diderita pasien-pasien mereka.

Walau banyak kasus dan penyakit yang memberikan tantangan berat, mereka tetap bersikeras untuk melayani setiap pasien dengan sebaik mungkin. Tidak ingin kehilangan nyawa pasien yang seharusnya bisa mereka selamatkan, banyak hal akan terjadi dan harus dikorbankan demi menolong orang lain.