Keindahan Serta Makna Yang Terkandung Di Monument Melati

Monument Melati

Jika kita berkunjung ke Kota Malang, pasti kita akan heran karena di Kota Malang terdapat banyak monument seperti Monument Melati, Monumen Tugu Malang, Monument Juang, Monument Chairil Anwar dan lainnya. Monument Melati, dengan segala keindahannya serta makna yang terkandung dalam monument ini, namun hanya sebagian saja yang mengetahui makna dari monument yang indah ini.

Monument Melati

Monument ini berada di Jalan Ijen, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur atau lebih tepatnya monument ini berada tepat di depan Museum Brawijaya. Monument ini mmemiliki arti yang sangat kuat namun hanya sebagian orang saja yang mengetahuinya, yang di mana monument ini merupakan sebuah penghormatan untuk sekolah darurat di awal pembentukan Tentara Keamanan Rakyat atau TKR dan juga penghormatan untuk mengenang seluruh pembentuk TKR atau Tentara Keamanan Rakyat ini. Dengan paket wisata malang Anda bisa kesini.

Tentara Keamanan Rakyat atau TKR ini sendiri merupakan awal mula terbentuknya Tentara Nasional Indonesia atau TNI. Sekolah TKR atau Tentara Keamanan Rakyat ini juga disebut dengan Sekolah Tentara Divisi VII Suropati yang terkenal dengan simbol bunga melatinya, di Kota Malang sekolah ini lebih dikenal dengan nama Sekolah Kadet Malang, karena siswanya yang biasa disebut dengan kadet atau nama lain dari Taruna pada masa sekarang. Tidak hanya di Kota Malang, sekolah kadet ini juga terdapat di daerah Bukittinggi, Palembang, Brastagi, Mojoagung dan Tangerang. Sekolah Kadet ini merupakan sebuah gagasan ide dari Mayor Mutakad Hurip yang merupakan Kepala Staf Operasi Divisi VIII

Dengan biaya pembangunan monument sekitar Rp. 103.000.000 yang di donasikan oleh alumni, monument ini akhirnya di resmikan pada 17 desember 1982 oleh KASAD Jend. TNI Poniman. Monumen yang berbentuk dua buah pilar utama setinggi 7 m yang melambangkan dua brigade. Pada puncaknya terdapat sebuah kelopak melati yang terbuat dari perunggu sebanyak 11 helai, yang melambangkan bulan lahirnya Sekolah Kadet ini. Terdapat pula gambar Hongaarse Krul pada pilar utama yang melambangkan Badge yang dulu dipakai oleh siswa Sekolah Kadet ini.

Letaknya yang berada di Jalan Ijen yang di mana Jalan Ijen merupakan jalan yang biasa di gunakan sebagai kawasan Car Free Day pada hari minggu, membuat monument ini di gunakan sebagai background untuk pengguna Car Free Day berfoto – foto, selain di gunakan untuk Car Free Day biasanya pada sore hari masyarakat sekitar melakukan olahraga jogging di sekitar Monument Melati ini. selain mengunjungi monument ini, di sekitar sini, kita juga dapat mengunjungi Museum Brawijaya yang di mana kita dapat belajar banyak tentang kemiliteran. Dengan keindahan serta segala yang ada di monument ini membuat kita betah berlama – lama di monument ini. Dengan mengunjungi monument ini kita dapat belajar banyak tentang sejarah Tentara Keamanan Rakyat atau Tentara Nasional Indonesia, dan kita juga menikmati keindahan dari monument ini.

Berlibur ke Malang Raya memang tidak ada habis – habisnya, bila anda berlibur ke Malang Raya luangkan sedikit waktu untuk mengunjungi Monumen ini dan segala kenyaman dan keindahan dari Monument Melati ini. Di sarankan juga jika anda mengunjungi monument ini, datang pada pagi hari atau pada hari minggu, di mana anda juga bisa merasakan kenyaman Car Free Day di area Monument ini. Jadi tunggu apalagi ? tidak ada ruginya jika anda mengunjungi Monument ini apalagi dengan paket wisata malang dari Nahwa Tour, malahan anda akan untung besar jika mengunjungi Monument Melati yang indah dan memilki nilai yang tinggi ini.