Teks Eksposisi: Pengertian, Ciri, dan Struktur

contoh teks eksposisi

Pelajaran disekolah memang sangat asik di jalankan jika didasari dengan rasa suka, contohnya dalam pelajaran bahasa indonesia. Siswa dituntut untuk memahami dan menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar.

Salah satu materi yang akan kita bahas adalah contoh teks eksposisi. Kita akan memulainya dari pengertian, kemudian masuk ke ciri dan struktur teks eksposisi, dan contoh teks eksposisi.

 

Pengertian Teks Eksposisi

Teks eksposisi adalah teks yang berisi inforormasi yang di kemas secara singkat. Adapun tujuan teks eksposisi adalah menberi informasi tentang pengetahuan kepada pembaca agar dapat memahami secara rinci.

Jika informasi yang dibagikan bermanfaat, maka pembaca akan merasa senang. Kemudian pengetahuan sangat penting agar dapat menambah informasi yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu.

Dalam penjabaran lain teks eksposisi bentuk informasi baik tertulis (karena merupakan teks) yang disajikan sedemikian rupa dalam konteks yang sama untuk berbagi informasi, pengetahuan, ilmu atau hal apapun yang dirasa penting.

 

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

Setelah kita mengetahui pengertiannya, maka baiknya juga kita mengetahui tentang ciri-ciri teks eksposisi, ini terbagi menjadi beberapa ciri sebagai berikut.

  1. Memiliki bahasa yang berupa ajakan
  2. Bisa menjelaskan tentang suatu hal baik informatif atau ajakan
  3. Gaya Bahasa yang bersifat informatif (menyampaikan info)
  4. Bahasa Singkat, Akurat dan Padat
  5. Umumnya info yang disampaikan bersifat lugas, dan bahasa baku yang dipakai.
  6. Teks eksposisi tidak memihak pihak manapun (bersifat netral).
  7. Beberapa ciri lain mungkin bisa di temukan pada teks langkah-langkah suatu cara atau apapun itu.

 

Struktur Teks Eksposisi

Jika diatas membahas tentang ciri dan pengertiannya, kalian juga perlu memahami tentang struktur teks eksposisi. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

  1. Pernyataan Pendapat: ini merupakan bagian teks yang didalamnya berisi pernyataan pendapat (tesis) dari si penulis dan bisa juga disebut bagian pembuka.
  2. Argumentasi: bagian satu ini isinya memuat alasan yang memperkuat argumen dari sipenulis, atau bisa juga merupakan tolakan informasi.
  3. Penegasan Ulang Pendapat: Untuk bagian yang satu ini berisi penegasan ulang pendapat penulis yang sering disebut sanggahan.

 

Mungkin cukup sekian dulu teman-teman tentang pengertian teks eksposisi yang dapat saya sampaikan. Semoga dapat bermanfaat dan jika ada yang bingung bisa komen dibawah ya.